openSUSE.Asia Summit 2018 – Taipei

I attended openSUSE.Asia Summit 2018 in National Taiwan University Science and Technology, Taipei on August 11-12, 2018. This conference is part of big event, COSCUP 2018 x openSUSE.Asia Summit 2018 x GNOME.Asia Summit 2018. It was the first time I visited Taipei and it was the third openSUSE.Asia summit that I attended as a spakear. My presentation title is “Having fun with KDE: Creating a Plasmoid”.

I went to Taipei on the same flight with my openSUSE.ID friend: Kukuh, Didit, and Rifki. We arrived in Taoyuan Intl. Airport at Thursday, 9 August night. Then we go to our hostel at Daa’n District by MRT. At hostel, we meet Indonesia friend from openSUSE, LibreOffice, and GNOME who attend the conffrence.

On friday, we went to Taipei Grand Mosque to friday pray. Near the mosque, we had lunch at Indonesian restaurant. After we pray, we went to SUSE Taiwan office for community meeting. Next, we had dinner with Franklin Weng and some friends. The we joined the Coscup Welcome Party at Breeze SangGao Rooftop.

The summit day 1, I attended opening ceremony and listened the keynote speechs, Ana and Simon from openSUSE and Audrey Tang. Then, I joined some openSUSE and GNOME class. At the evening, I joined openSUSE BoF session, Indonesia and India presented their call for host proposal.

The summit day 2, I presented my paper at 3.00 pm, talk about Creating a Plasmoid for KDE with QML script as RSS Feed reader.

After the summit, me and some Indonesian friends went to Ximending. We visited the hitorical building, The Red House. Then, we went wo Ximending shopping area.

One day tour, We meet the some COSCUP 2018 x openSUSE.Asia Summit 2018 x GNOME.Asia Summit 2018 speakers and local committees at Taipei Main Station. We went to the, National Palace Museum. Fortunately, we had a great tour guide. He explained cleary about the main collection of the Museum.

The second destination was Taipei 101 Building, the tallest skyscraper in Taipei. The high speed elevator remind me of Tokyo Skytree that I visited last year.

At the evening, Franklin Weng invited us for dinner again. Me and some Indonesian friend joined this dinner. And Frank also gave us an Ezgo t-shirt.

Special Thank to:

  • openSUSE for sponsoring my trip to Taipei
  • Max Huang and Local Team for the great event
  • Franklin Weng for dinner and ezgo t-shirt

Wayang Kulit

Semua tahu, wayang Kulit warisan budaya nenek moyang juga sebagai Warisan Budaya Dunia karena nilai filosofisnya. Alkulturasi berbagai budaya, India, Arab, Jawa bahkan Eropa. Pada jamannya tontonan ini pasti ngehits.

Wayang Kulit

Kapan terakhir nonton wayang?

Mungkin banyak yg bilang gak pernah, lupa atau malah jawabannya mbuh kapan.. ya seperti biyasa yang tradisional itu gak mainstream, segelintir saja yang melirik. Tapi saya yakin wayang kulit ini tidak bakal punah. Masih ada yang peduli, masih ada sekolah pedalangan, dan masih ada mas Donny dengan Museum Wayangnya.

Pertunjukan wayang juga masih banyak digelar, ada yang rutin seperti di Bangsal Srimanganti Kraton Jogja, Sasono Hinggil Alun-alun Kidul, Tembi Rumah Budaya, dsb. Ada juga pas ada acara tertentu. Pengrajin Wayang Kulit juga masih eksis, di Pucung, Wukirsari, Imogiri atau di Dusun Gendeng Bangunjiwo.

Nek pertanyaan di atas itu ditanyakan ke anak saya (4th kurang dikit), jawabnya mungkin barusan liat wayang di tablet atau tivi. Sejak usia 2 th dia suka seni tradisional, gamelan, upacara tradisi, wayang, dan sejenisnya. Nek disuruh milih dibelikan mobil2an atau wayang, pasti pilih wayang.

Dia kepengen belajar ndalang, njuk kira-kira di mana ya tempat belajar ndalang untuk bocah?

Betah Menggunakan Flickr

Saya hanya gemar memotret bukan fotografer profesional. Sejak tahun 2007 saya memilih Flickr sebagai ruang pamer foto-foto hasil bidikan saya. Meskipun kini makin banyak layanan photo sharing namun untuk foto yang saya anggap layak terutama jepretan DSLR sampai saat ini saya masih percaya pada anak perusahaan Yahoo! ini.

Eva Fock: På Tværs af Musik

Sampai saat ini saya baru mengunggah 3,495 foto tidaklah banyak sebagai user sejak 6 tahun lalu dibanding Pak Amal. Tema foto juga hanya di seputaran Bantul – Yogyakarta, seni – budaya dan sepak bola. Justru yang paling banyak jumlah foto dan banyak dilihat visitor adalah foto sepak-bola kebanggaan saya — Persiba Bantul.

Bagi saya, Flickr juga berguna sebagai album foto digital pribadi. Sebagian foto-foto yang saya anggap pribadi diset sebagai “private photo” — hanya saya yang bisa melihatnya. Karena sistem pengarsipan yang bagus sehingga mudah menemukan kembali foto yang dibutuhkan. Dengan kata lain sebagai Photo Storage sebagai backup file yang disimpan di hardisk.

Keuntungan yang saya peroleh, beberapa kali foto saya ditembung untuk dipakai sebagai materi media online, buku dan printed media lainnya. Nah, dari sini saya bisa memperoleh rejeki untuk membiayai langganan Flickr Pro :)

Kalender Raya Insurance 2013

Sering juga mangkel, karena foto-fotonya digunakan tanpa ijin oleh orang lain bahkan oleh media massa mainstream. Biyasanya Saya langsung mengklaim kepada pihak tersebut dan ditanggapi dengan baik.

Ya, saya tetap betah menggunakan Flickr, saya juga menggunakan layanan photo sharing lain seperti Instragram dan Twitpic untuk berbagi foto yang saya jepret menggunakan HP.

~ hae blogku… lama sekali tidak posting di sini

Mengikuti FAM TRIP Journalist sebagai Blogger

FAM TRIP Journalist Name Tag by ThomasLiburan Waisak tahun ini bagi saya sangat spesial, saya dan Thomas Arie diundang mengikuti FAM TRIP Journalist yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Pemkot Jogja. Rekan-rekan kami peserta FAM TRIP yaitu jurnalis dari berbagai media massa nasional dan beberapa dari luar negeri, hanya kami berdua yang bertanda peserta sebagai Blogger.

Rangkaian acara FAM TRIP yakni mengunjungi obyek wisata dan budaya di Kota Yogyakarta dan sekitar. Kesempatan pertama melihat langsung persiapan Hari Raya Waisak 2552 di Candi Borobudur, Senin (19/05/2008). Selanjutnya, Selasa (20/05/2008), kunjungan ke Kraton Jogja, makam raja-raja di Imogiri, sentra industri perak Kotagede, Taman Pintar dan Pasar Klithikan. Sedangkan pada hari Rabu masih menyisakan agenda kunjungan ke tempat lain namun sayang, saya tidak bisa mengikutinya.

Continue reading Mengikuti FAM TRIP Journalist sebagai Blogger

Foto Peluncuran Roket LAPAN di Kompas Cyber Media

Sebuah artikel di KCM berjudul “Roket LAPAN Meluncur di Pandansimo” dengan ilustrasi foto sebuah roket yang sedang meluncur dan di bawah foto tertera nama saya sebagai tukang fotonya. KCM juga mencantumkan sumber foto dengan tautan ke akun saya di Flickr.

Foto Roket LAPAN

Saya bukanlah seorang fotografer profesional apalagi fotografernya KCM, memang saya gemar memotret dan menggunakan layanan web Flickr (pro) untuk memajang foto-foto hasil bidikan. Saya sependapat dengan Ikhlasul Amal senior saya di ABN — lebih nyaman menyebut diri sendiri sebagai photoblogger, tukang blog foto. Continue reading Foto Peluncuran Roket LAPAN di Kompas Cyber Media