Remote Control, Youtube dan Flickr untuk XBMC (Raspbmc)

Media center yang saya bikin dengan Raspberry Pi dan XBMC (Raspbmc) kemarin cukup untuk hiburan di rumah dengan biaya hemat. Agar mudah mengoperasikannya perlu remote control dan juga menambah add-on layanan web atau media sosial agar lebih seru.

Remote Control

Seperti dalam tulisan sebelumnya, saya menggunakan Yatse untuk gajet Android yang terhubung dengan WLAN. Memiliki fitur yang komplit, kontrol untuk pemutaran audio/video, kontrol navigasi menu, virtual keyboard, share audio/video/foto ke XBMC via protokol UPnP dan juga share url Youtube.

yatse-playstore

Selain itu, XBMC memiliki remote kontrol berbasis web, untuk mengakses dengan memasukan alamat IP Raspberry Pi pada browser komputer kita. Cukup sederhana interface-nya, cukup untuk mengontrol navigasi menu. Saya sebenarnya tertarik dengan wireless mini keyboard + touchpad tapi belum kesampaian :(

Youtube Add-on

XBMC menyediakan berbagai add-on untuk foto, audio, video dan konfigurasi sistemnya. Add-on wajib adalah Youtube, instalasinya bisa melalui menu System -> Add-ons.

RaspBMC, Samsung UA32F4000AM

Cukup sederhana interface youtube add-on ini, dilengkapi thumbnail video, fitur pencarian, favorite dan sebagainya. Bisa browsing video langsung pada add-on ini tapi yang lebih menarik adalah mengirim url video dari perangkat lain (laptop/gajet). Tersedia ekstensi untuk web browser Mozilla Firefox dan Google Chrome, setelah ekstensi ini dipasang akan tampil “Play in XBMC” di setiap halaman video Youtube.

Flickr Add-on

Karena Flickr itu layanan berbagi foto favorit saya maka disetiap perangkat harus bisa mengakses foto-foto di flickr. Untuk instalasi add-on kurang lebih sama dengan youtube.

XBMC Flickr Add-on

Setelah add-on terpasang, pada menu Konfigurasi flickr jangan diisi user id, langsung menuju menu Photos->Addon->Flickr maka muncul dialog box untuk mengakses http://xbmc.2ndmind.com/auth menggunakan browser komputer lain. Kemudian login Flickr -> authorized application -> muncul kode random. Kembali ke XBMC dan masukkan kode itu. Oke, sekarang bisa mengakses Flickr di XBMC.

Masih banyak add-ons lain seperti Facebook Media dan sebagainya, sayang add-on twitter dan skype belum ada.

Share

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
  • LinkedIn
  • Email
  • Add to favorites

Mencicipi Raspberry Pi, untuk Media Center

Raspberry Pi sebuah mini PC, single board seukuran e-KTP, murah dan hemat energi. Tipe yang saya miliki Raspbery Pi Model B 512 MB RAM (lihat spesifikasi). Bentuknya mungil tapi cukup komplit ditenagai prosesor ARM1176JZ-F 700 MHz dilengkapi GPIO, 2 USB ports, HDMI, LAN Card, RCA out, Audio out, dan SD Card reader. Untuk sistem operasi dipasang pada SD-Card. Sedangkan power supply, adaptor minimal 700 mA (3.5 W) microUSB.

Raspberry Pi Rev. B Raspberry Pi Rev. B

Pada awalnya Raspberry Pi ini untuk pendidikan namun dalam perkembangannya banyak yang bereksperimen menggunakan ini komputer ini untuk berbagai tujuan misalnya home automation, pemutar audio/video, server rumahan, hingga untuk robotika.

Saya pernah mencoba memasang Rasbian Wheezy sistem operasi berbasis Debian yang dioptimasikan untuk perangkat Raspberry Pi. Lumayan juga difungsikan sebagai komputer desktop. Sebenarnya saya ingin bereksperimen dengan memanfaatkan fasilitas GPIO tapi alasan klasik.. belum selo.. :) Saya baru pada level mencicipi PC mungil ini belum mengeksplore fitur-fiturnya lebih jauh.

Karena keterbatasan Raspberry Pi mungkin tidak cocok difungsikan untuk menjalankan aplikasi desktop sehari-hari saya. Dengan pertimbangan GPU Raspberry Pi mampu memutar video Full HD 1080p. Akhirnya saya gunakan hanya sebagai Media Center untuk memutar audio, video, foto, juga bisa memutar YouTube dan browsing langsung di TV. Istilahnya membuat TV biyasa menjadi Smart TV :p

Saya memanfaatkan perangkat yang sudah tersedia di rumah: SD card Sandisk 8 GB, TP-Link Wireless Router, TV Samsung UA32F4000AM, kabel RJ45, Kabel HDMI dan HP/Tablet Android sebagai remote control. Dengan skema: Raspberry PI dihubungkan via kabel RJ45 ke router dengan fasilitas DHCP server, output audio/video ke TV via kabel HDMI. Untuk sumber file bisa menggunakan flashdisk atau External Hardisk.

Untuk sistem operasi saya menggunakan RaspBMC sebuah distro linux turunan Debian yang dioptimasi untuk menjalankan aplikasi media center XBMC di Raspbery Pi. Meski dengan paket instalasi minimal, RaspBMC bisa menggunakan repository debian untuk menambah paket aplikasi lain bila diperlukan. Sementara XBMC sebagai mediacenter yang cukup komplit, bisa memasang add-on sehingga berbagai layanan multimedia online bisa dinikmati. Untuk mengunduh dan tutorial instalasi RaspBMC pada SD-Card di tautan ini.

RaspBMC Yatse, XBMC Remote

Remote control menggunakan HP/Tablet Android yang dipasang aplikasi Yatse the XBMC Remote, tentu saja dengan koneksi Wifi untuk menyambungkan perangkat. Menurut saya Yatse ini remote control untuk XMBC yang paling sip, dibanding official XBMC Remote. Salah satu fitur yang menarik, bisa mengirim (share) url video YouTube langsung ke XMBC.

Catatan: sebaiknya menggunakan kabel HDMI kualitas bagus agar tidak mengalami masalah blank screen, apabila mengalami masalah ini solusinya di tautan ini. Bila memakai kabel HDMI to VGA gunakan konverter aktif.

Oh iya, beberapa foto tentang Raspberry Pi saya unggah di Flickr.

Share

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
  • LinkedIn
  • Email
  • Add to favorites