<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yan Arief Purwanto &#187; Reportase</title>
	<atom:link href="http://www.yanrf.com/blog/cat/reportase/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yanrf.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2008 02:01:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tanggapan Presdir XL Soal SMS Spam</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/59/tanggapan-presdir-xl-soal-sms-spam</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/59/tanggapan-presdir-xl-soal-sms-spam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jul 2007 14:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reportase]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/59/tanggapan-presdir-xl-soal-sms-spam</guid>
		<description><![CDATA[Tadi siang XL mengadakan acara di Bantul, peletakan batu pertama pembangunan Lab. Komputer SMAN 2 Bantul, Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi  hadir dalam acara ini.

Terbersit dalam benak saya untuk menanyakan langsung kepada Presdir XL soal SMS spam yang dikeluhkan pelanggannya. Meski saat ini saya tidak menggunakan layanan XL, saat ngobrol dengan teman yang menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi siang <abbr title="PT Excelcomindo Pratama Tbk">XL</abbr> mengadakan acara di Bantul, peletakan batu pertama <a href="http://bantul.go.id/web.php?mod=berita&amp;baca=1568">pembangunan Lab. Komputer SMAN 2 Bantul</a>, <a href="http://www.xl.co.id/Korporat/Jajaran_Manajemen/Jajaran_Direksi/">Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi</a>  hadir dalam acara ini.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/07/hasnulsuhaimi.jpg" alt="Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi" /></p>
<p>Terbersit dalam benak saya untuk menanyakan langsung kepada Presdir XL soal SMS spam yang dikeluhkan pelanggannya. <strike>Meski saat ini saya tidak menggunakan layanan XL</strike>, saat ngobrol dengan teman yang menggunakan XL sering mengeluhkan hal ini dan banyak juga yang menuangkan uneg-unegnya di blog, seperti <a href="http://rahard.wordpress.com/2007/07/05/banyak-spim-di-layanan-xl/">Pak Budi Rahardjo</a>.</p>
<p>Usai acara, saya dan beberapa rekan dari media berkesempatan ngobrol dengan Bos XL. Langsung saja saya tanyakan soal layanan sms yang mengganggu ini.</p>
<p>Hasnul Suhaimi mengatakan, XL membuat produk yang diperkirakan digandrungi masyarakat dengan mempelajari kebiasan masyarakat di suatu tempat, nah karena itu kami tawari mereka berbagai produk via sms.</p>
<p>Memang kadang-kandang tidak tepat &#8216;beberapa&#8217; orang merasa terganggu. &#8220;Tidak banyak sesungguhnya, dari 10 juta pelanggan XL hanya beberapa yang komplain, justru sebagian besar senang layanan XL semisal program <a href="http://www.xl.co.id/index.php/menuId/Mjc3/sectionId/MzE=/categoryId/MjEx/contentId/MTUyNQ==">Hargaku</a>,&#8221; ungkap Hasnul.</p>
<p>&#8220;Apabila nggak setuju dan merasa terganggu silahkan saja hubungi 818 agar layanan sms ini dihentikan,&#8221; kata Hasnul Suhaimi.</p>
<p>Bagi pelanggan XL yang masih terganggu dengan SMS promosi dari 818 atau 1818, berikut ini tautan tentang tips menghentikannya :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.vavai.com/blog/index.php?/archives/348-Menghentikan-SMS-Junk-XL-818-dan-1818.html">Masim Vavai — Menghentikan SMS Junk XL &#8211; 818 dan 1818</a></li>
<li><a href="http://gravity.web.id/2007/06/12/menghentikan-spam-sms-dari-xl/">Gravitasi Hidup — Menghentikan Spam SMS dari XL</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/59/tanggapan-presdir-xl-soal-sms-spam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantul Marks First Anniversary of Earthquake</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/26/bantul-marks-first-anniversary-of-earthquake</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/26/bantul-marks-first-anniversary-of-earthquake#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 May 2007 07:26:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/26/bantul-marks-first-anniversary-of-earthquake</guid>
		<description><![CDATA[The commemoration of the first anniversary of earthquake disaster was held on Sunday morning, May 27, 2007 at Trirenggo Square, Bantul. It was attended by 5000 people, they began arriving at the square at 03.00 am. The ceremony started with pre-dawn prayer, led by imam KH Nawawi Abdul Aziz.
This ceremony also attended by Bantul chief [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/05/setaun_gempa_doa.jpg" alt="Bantul people pray at the First Anniversary of Earthquake" align="right" />The commemoration of the first anniversary of earthquake disaster was held on Sunday morning, May 27, 2007 at Trirenggo Square, Bantul. It was attended by 5000 people, they began arriving at the square at 03.00 am. The ceremony started with <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fajr" title="Wikipedia - Fajr">pre-dawn prayer</a>, led by imam KH Nawawi Abdul Aziz.</p>
<p>This ceremony also attended by <span>Bantul chief administrator </span>Drs HM Idham Samawi, <abbr title="Government">Govt</abbr> of Bantul civil servants, Bantul House of Representative, and head of local police departement. Governor of Yogyakarta Special Province Sri Sultan Hamengku Buwono X came later at 05.15 am.</p>
<p>Then Sultan HB X signed on memorial of the first anniversary earthquake disaster and <abbr title="Memorandum of Understanding">MoU</abbr> of earthquake disaster mangement among 5 local government in Yogyakarta Special Province, those are Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul and Yogyakarta City.</p>
<p>At 05.57 am, sirines were sounded a minute also all vehicles around the field turned on the alarm  to mark the moment when the 5.9-magnitude earthquake that devastated the area last year.</p>
<p>t the end of ceremony, performed a colossal dance that told about Bantul situation, before and after quake disaster. Finally, closed by islamic nuance perfoming art.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/26/bantul-marks-first-anniversary-of-earthquake/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diskusi e-Local Government Berbasis OSS</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/22/diskusi-e-local-government-berbasis-oss</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/22/diskusi-e-local-government-berbasis-oss#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2007 09:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[e-Government]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/22/diskusi-e-local-government-berbasis-oss</guid>
		<description><![CDATA[Hari Senin (14/05) yang lalu, saya mengikuti diskusi yang bertopik Pengembangan e-Local Government berbasis Open Source Software (OSS) di Kaliurang Room Hotel Saphir Yogyakarta, diselenggarakan oleh Direktorat E-government Depkominfo. Diskusi terbatas ini, menghadirkan nara sumber diantaranya Romi Satria Wahono (IKC), Judith MS (AWARI), Rusmanto (InfoLinux), Luri Darmawan (Kioss.com), dan Pegadaian. Sedangkan peserta dari beberapa Badan/Kantor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Senin (14/05) yang lalu, saya mengikuti diskusi yang bertopik Pengembangan e-Local Government berbasis Open Source Software (OSS) di Kaliurang Room Hotel Saphir Yogyakarta, diselenggarakan oleh Direktorat E-government <a href="http://www.depkominfo.go.id">Depkominfo</a>. Diskusi terbatas ini, menghadirkan nara sumber diantaranya <a href="http://romisatriawahono.net" title="Blog Pak Romi SW">Romi Satria Wahono</a> (<a href="http://www.illmukomputer.com" title="Situs e-learning Ilmukomputer.com">IKC</a>), <a href="http://judithms.net/" title="Blog Bu Judith">Judith MS</a> (AWARI), <a href="http://ruslinux.blogspot.com/">Rusmanto </a>(<a href="http://www.infolinux.co.id/">InfoLinux</a>), Luri Darmawan (<a href="http://www.kioss.com">Kioss.com</a>), dan <a href="http://www.pegadaian.co.id" title="Situs Pegadaian - Mengatasi Masalah Tanpa Masalah">Pegadaian</a>. Sedangkan peserta dari beberapa Badan/Kantor <abbr title="Pengolahan Data Elektronik">PDE</abbr> tingkat propinsi, kabupaten/kota serta aktivis Open Source.</p>
<p>Salah satu materi yang cukup menarik yakni paparan dari Pak Romi SW. Pengelola situs Ilmukomputer.com ini menjelaskan tentang kekuatan open source sebagai salah satu kekuatan pendatar dunia, dicuplik dari Buku karya Thomas L. Friedman yang berjudul The World is Flat. Selain itu, juga dipaparkan tentang tren SDM TI dan membangun komunitas maya. Beberapa materi yang disampaikan dalam diskusi ini, sebelumnya telah dipublikasikan di <a href="http://romisatriawahono.net">blog Pak Romi SW</a>.</p>
<p>Dalam sesi lainnya, Krispriyono dari Pegadaian menjelaskan tentang implementasi Open Souce di instansinya. Ditargetkan akan menyelesaikan proses migrasi ke OSS dari kantor pusat hingga kantor cabang seluruh Indonesia pada tahun 2007 ini. Sedangkan sistem operasi menggunakan Distro Linux <a href="http://fedoraproject.org">Fedora Core</a>.</p>
<p>Selanjutnya salah satu pakar PHP di Indonesia Luri Darmawan dari KIOSS mempaparkan tentang alternatif solusi interoperabilitas e-gov melalui open source. Selain itu, Luri juga memberikan source code aplikasi Administrasi Kependudukan terintegrasi (AKSI) Nasional Kependudukan dan Catatan Sipil berbasis PHP dan MySQL.</p>
<p>Diakhir diskusi, <a href="http://www.depkominfo.go.id/portal/?act=detail&amp;mod=pejabat&amp;view=2&amp;id=PJB060607144701">Ir. Joko Agung, MM</a> Direktur E-Government Depkominfo selaku notulen menyampaikan beberapa hal yang digaris bawahi. Diantaranya, terkait dengan implementasi OSS di pemerintahan, akan mengusulkan amandemen <a href="http://www.depkominfo.go.id/portal/?click=true&amp;act=detail&amp;mod=perundangan&amp;view=211&amp;id=23" title="Instruksi Presiden No. 03 Tahun 2003">INPRES No. 3  tahun 2003</a>, mengusulkan kepada Dewan TIK Nasional agar pengembangan OSS dimasukan dalam calendar of event, dan mencari solusi yang tepat untuk mensosialisasikan OSS.</p>
<p>Tautan lain :</p>
<ul>
<li><a href="http://alexbudiyanto.web.id/2007/05/19/diskusi-e-gov-hotel-saphire.html">Diskusi E-Gov @ Hotel Saphire</a></li>
<li><a href="http://egov-indonesia.org">egov-indonesia.org</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/22/diskusi-e-local-government-berbasis-oss/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ritual Menyambut 1 Suro di Desa Srigading</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/5/ritual-menyambut-1-suro-di-desa-srigading</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/5/ritual-menyambut-1-suro-di-desa-srigading#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2007 15:38:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai ritual dilakukan masyarakat Jawa dalam menyambut Satu Suro ( jawa : tanggap warsa ). Salah satunya ritual yang digelar warga Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Ritual selalu digelar tiap tahunnya untuk mengenang Maheso Suro yang dipercaya telah mendatangkan kemakmuran warga di pesisir pantai selatan tersebut.
Satu Suro, adalah sebagai awal bulan pertama Tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbagai ritual dilakukan masyarakat Jawa dalam menyambut Satu Suro ( jawa : tanggap warsa ). Salah satunya ritual yang digelar warga Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Ritual selalu digelar tiap tahunnya untuk mengenang Maheso Suro yang dipercaya telah mendatangkan kemakmuran warga di pesisir pantai selatan tersebut.</p>
<p>Satu Suro, adalah sebagai awal bulan pertama Tahun Baru Jawa, bertepatan dengan 1 Muharam. Kalender jawa pertama kali diterbitkan oleh Raja Mataram Sultan Agung Hanyokrokusumo 1940 tahun yang lalu, mengacu penanggalan Hijriyah (Islam).  Di sejumlah daerah di Pulau Jawa, termasuk di Kabupaten Bantul, masyarakat Jawa masih tetap dijalani dengan laku atau lampah bathin dan prihatin.</p>
<h3>Ramalan Mbah Jokasmo</h3>
<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/mbah-jokasmo.jpg" title="Mbah Jokasmo sesepuh Desa Srigading" id="image6" alt="Mbah Jokasmo sesepuh Desa Srigading" align="right" />Malam hari menyambut datangnya tanggal 1 Suro, halaman rumah mBah Jokasmo sesepuh setempat tampak dijejali warga setempat berbaur dengan pengalap berkah dari Jawa Tengah, Kabupaten Bantul sendiri, Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan sabar mereka menunggu mBah Jokasmo yang sedang bersemedi di dalam rumahnya.</p>
<blockquote><p>Menjelang tengah malam, mBah Jokasmo keluar dari kediamannya sambil sempoyongan sehingga harus dipapah kerabatnya. Selajutnya terdengar ucapan Mbah Jokasmo yang diyakini sebagai suatu ramalan bermakna peringatan.</p></blockquote>
<p>Bila anda bertanya kepada Mbah Jokasmo, beliau tidak ingat apa yang telah diucapkan tadi. Sebenarnya beliau hanya mediator Kanjeng Ratu Kidul yang menyampaikan pesan kepada kita. &#8220;Boleh percaya atau tidak percaya silahkan,&#8221; kata Sumarno kerabat Mbah Jokasmo.</p>
<p>Usai ritual mbah Jokasmo memberikan ramalannya, biasanya dilanjutkan dengan prosesi Kirab Tumuruning Maheso Suro.</p>
<h3>Hikayat Maheso Suro</h3>
<p>Dikisahkan oleh Sumarno, dahulu warga Samas dilanda paceklik, tanaman pertanian tidak bisa tumbuh subur. Warga desa selanjutnya memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/kirab-maheso-suro.jpg" title="Kirab Tumuruning Mahaso Suro" id="image7" alt="Kirab Tumuruning Mahaso Suro" align="right" />Beberapa waktu kemudian warga Samas dikejutkan dengan munculnya seekor kerbau. Kerbau berwarna hitam kelam itu, oleh perangkat desa kemudian ditangkap dan dipelihara bersama kerbau-kerbau lokal.</p>
<blockquote><p>Anehnya, setiap kali kerbau <em>tiban</em> itu merusak sawah ladang yang dilewatinya, tanaman di atas tanah-tanah itu justru tumbuh subur. Setelah beranak pinak, mahesa yang muncul pertama kali di Bulan Suro itu pun menghilang entah kemana.</p></blockquote>
<p>Karena itu, masyarakat Samas, Srigading selalu mengenang datangnya kerbau hitam itu dengan menggelar ritual Kirab Tumuruning Maheso Suro sejak tahun 1910.</p>
<h3>Labuhan Pisungsung Jalanidhi</h3>
<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/mustoko-maheso.jpg" title="Mengarak Mustaka Maheso" id="image8" alt="Mengarak Mustaka Maheso" align="left" />Bulan Suro bagi warga Samas memang dianggap sakral. Selain ritual Kirab Tumuruning Maheso Suro, sejak beberapa tahun yang lalu nelayan di Pantai Samas menggelar prosesi Labuhan Pisungsung Jalanidhi. Sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan agar selalu diberi keselamatan selama melaut. Dilaksanakan bertepatan dengan hari Minggu Pon di Bulan Suro.</p>
<p>Prosesi diawali di halaman Bali Desa Srigading, dengan menyembelih seekor kerbau. Selanjutnya, kepala kerbau atau <em>mustaka maheso</em> beserta <em>ubo rampe</em> (sesaji) diarak menuju Pantai Samas. Iring-iringan kirab menempuh jarak sekitar 3 KM, diikuti peserta berpakaian tradisional dari berbagai elemen di Desa Srigading. Masyarakat yang menonton kirab menyambut dengan antusias, menjadi hiburan tersendiri bagi mereka.</p>
<p>Sesampainya di pesisir pantai, beberapa sesepuh setempat termasuk Mbah Jokasmo memanjatkan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dilanjutkan berbagai sesaji itu dimuat di kapal nelayan untuk dilabuh ke laut selatan.</p>
<p>Tulisan ini merupakan kumpulan yang pernah saya publikasikan di sini:</p>
<ul>
<li>tahun 2004 : <a href="http://bantul.go.id/web.php?mod=berita.okt2004&amp;baca=190" title="Laku Bathin Malam 1 Suro di Samas dan Parangkusumo">Laku Bathin Malam 1 Suro di Samas dan Parangkusumo</a></li>
<li>tahun 2005 : <a href="http://bantul.go.id/web.php?mod=berita&amp;baca=539" title="Ritual Tanggap Warsa di Samas; Tanpa Kirab Tumuruning Maheso Suro">Ritual Tanggap Warsa di Samas</a></li>
<li>tahun 2006 : <a href="http://bantul.go.id/web.php?mod=berita&amp;baca=913" title="Mustaka Mahesa Dilarung di Pantai Samas">Mustaka Mahesa Dilarung di Pantai Samas</a></li>
</ul>
<p>Sayang, tahun ini saya tidak bisa menyaksikan acara ritual itu karena ada &#8216;acara&#8217; sendiri :D.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/5/ritual-menyambut-1-suro-di-desa-srigading/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
