<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yan Arief Purwanto &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://www.yanrf.com/blog/cat/linux/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yanrf.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2008 02:01:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Indonesia Linux Conference 2007</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/75/indonesia-linux-conference-2007</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/75/indonesia-linux-conference-2007#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 08:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[conference]]></category>
		<category><![CDATA[ilc 2007]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kpli]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[plbos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/75/indonesia-linux-conference-2007</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia Linux Conference (ILC) 2007, sebuah event besar bagi aktivis Linux/PLBOS di Indonesia akan digelar di Yogyakarta tanggal 18-24 November 2007. Mengangkat tema “Kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah dan komunitas menuju Indonesia yang lebih baik.”
Sebagai warga Jogja dan pengguna Linux/PLBOS saya tak akan melewatkan event ini, bersama rekan-rekan OpenSUSE-ID akan meramaikan ILC 2007. Perwakilan OpenSUSE-ID [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/11/ilc-banner-white.gif" alt="ilc-banner-white.gif" align="right" /><a href="http://www.jogja.linux.or.id/ilc2007/">Indonesia Linux Conference (ILC) 2007</a>, sebuah <em>event</em> besar bagi aktivis Linux/<abbr title="Perangkat Lunak Bebas dan Open Source">PLBOS</abbr> di Indonesia akan digelar di Yogyakarta tanggal 18-24 November 2007. Mengangkat tema “Kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah dan komunitas menuju Indonesia yang lebih baik.”</p>
<p>Sebagai warga Jogja dan pengguna Linux/PLBOS saya tak akan melewatkan <em>event</em> ini, bersama rekan-rekan <a href="http://opensuse.or.id">OpenSUSE-ID</a> akan meramaikan ILC 2007. Perwakilan OpenSUSE-ID yang akan hadir yakni <a href="http://vavai.com/">Vavai</a>, Andi Poppolz, Andre Turtlix dan saya. Rencana sebelumnya, <a href="http://adinoto.org/">Adinoto</a> akan hadir namun batal. Sebenarnya saya ingin bertemu dengan calon &#8220;walikota Bandung&#8221; itu :D dalam <a href="http://mas.yanrf.com/2007/11/04/marka-buku-pesta-blogger-2007/">Pesta Blogger 2007</a> yang lalu saya tak sempat bertemu beliau.</p>
<p>Dalam ILC 2007 ini, akan saya manfaatkan untuk kopdar dengan rekan-rekan pengguna Linux dan PLBOS, terutama dengan rekan-rekan di <a href="http://jogja.linux.or.id">KPLI Jogja</a>. Selama ini saya belum berkesempatan mengikuti acara yang diselenggarakan KPLI Jogja seperti acara bulanan <a href="http://jogja.linux.or.id/berita/arsip/category/berita/kegiatan/">Jemuah-ng</a>. Kesempatan ini sekaligus untuk bertemu rekan-rekan blogger dan sebagai ajang kopdar para <a href="http://kronologger.com">kroner</a>, panitia ILC 2007 ternyata gemar nge-kron :D</p>
<p>Agenda lain dalam ILC 2007 ini adalah membicarakan pembentukan perwakilan OpenSUSE-ID wilayah Jogja, seperti yang diungkapkan <a href="http://vavai.com/index.php?/archives/85-Im-going-to-Indonesia-Linux-Conference-ILC-2007.html">Vavai dalam blognya</a> :</p>
<blockquote><p> Selain misi utama di ILC 2007, saya juga hendak bertemu dengan Andre Turtlix, salah seorang rekan di OpenSUSE-ID sekaligus membicarakan soal pembentukan Perwakilan Wilayah OpenSUSE-ID untuk daerah Yogyakarta.</p></blockquote>
<p>Semoga ILC 2007 ini bisa bermanfaat bagi perkembangan Linux/PLBOS di Indonesia. Dan bagi rekan-rekan perwakilan KPLI seluruh Indonesia, <a href="http://opensuse.or.id">OpenSUSE-ID</a>, <a href="http://www.ubuntu-id.org/">Ubuntu-ID</a>, <a href="http://fedora.or.id/">Fedora-ID</a>, <a href="http://slackware.linux.or.id/">Slackware-ID</a>, <a href="http://igos-nusantara.or.id/">IGOS Nusantara</a>, <a href="http://ypli.or.id/">YPLI</a>, <a href="http://awali.org/">AWALI</a> dan komunitas Linux/PLBOS lainnya.. <strong><em>sugeng rawuh</em>&#8230; selamat datang di Jogja&#8230;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/75/indonesia-linux-conference-2007/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Serba top di Linux</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/67/serba-top-di-linux</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/67/serba-top-di-linux#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 14:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Tools & Applications]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/67/serba-top-di-linux</guid>
		<description><![CDATA[Akrab dengan Linux, pasti kenal dengan perintah mode teks untuk memonitor aktivitas server — top, htop, dan iftop. Nah, koleksi top tambah satu lagi, setelah membaca sebuah artikel di blog.thinkphp.de yakni mod_top. Berikut ini sedikit ulasan tentang 4 tool tersebut.
top
Fungsi tool ini untuk memonitor aktivitas CPU secara realtime. Menampilkan penggunaan prosesor, pemakaian memori dan swap, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/tux.jpg" alt="Tux" align="right" />Akrab dengan Linux, pasti kenal dengan perintah mode teks untuk memonitor aktivitas server — <a href="http://linux.about.com/od/commands/l/blcmdl1_top.htm" title="tentang top di about.com">top</a>, <a href="http://htop.sourceforge.net" title="situs web htop">htop</a>, dan <a href="http://www.ex-parrot.com/~pdw/iftop/" title="tentang iftop">iftop</a>. Nah, koleksi <em>top</em> tambah satu lagi, setelah membaca sebuah artikel di <a href="http://blog.thinkphp.de/archives/247-LAMP-App-Monitoring.html" title="LAMP App Monitoring">blog.thinkphp.de</a> yakni <a href="http://www.mod-top.org/" title="situs web mod_top">mod_top</a>. Berikut ini sedikit ulasan tentang 4 <em>tool</em> tersebut.</p>
<h3>top</h3>
<p>Fungsi <em>tool</em> ini untuk memonitor aktivitas CPU secara <em>realtime</em>. Menampilkan penggunaan prosesor, pemakaian memori dan <em>swap</em>, layanan (<em>service</em>) yang aktif, serta <em>uptime</em>. Hampir semua distro menyertakan <em>top </em>dalam paket standarnya.</p>
<h3>htop</h3>
<p>Pada prinsipnya fungsi <a href="http://htop.sourceforge.net" title="situs web htop">htop</a> sama dengan <em>top </em>namun <em>htop</em>, saya rasa lebih <em>user friendly</em>. Perbandingan keduanya selengkapnya bisa disimak di situs web <a href="http://htop.sourceforge.net/index.php?page=comparison" title="Comparison between htop and top">htop</a>.</p>
<h3>iftop</h3>
<p>Fungsi <a href="http://www.ex-parrot.com/~pdw/iftop/" title="tentang iftop">iftop</a> yakni untuk memonitor lalu-lintas jaringan pada sebuah <em><abbr title="Network Interface Card">NIC</abbr></em>, meliputi pemakaian <em>bandwidth</em>, IP/host sumber, <em>port</em> yang digunakan dan sebagainya. Contoh pemakaian <em>tool</em> ini, untuk memantau lalu-lintas pada eth0 : <code>iftop -i eth0</code></p>
<h3>mod_top</h3>
<p><em>top </em>yang satu ini adalah sebuah PHP extension yang berfungsi untuk memonitor aplikasi web berbasis PHP 4.4.x dan PHP 5.x. Manfaat <a href="http://www.mod-top.org/" title="situs web mod_top">mod_top</a> antara lain untuk mengetahui <em>bottlenecks</em> dalam aplikasi, pemecahan masalah komsumsi memori dan mendiagnosa penyebab lambatnya proses sebuah aplikasi web.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/67/serba-top-di-linux/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sphinx, SQL full-text Search Engine</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/65/sphinx-sql-full-text-search-engine</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/65/sphinx-sql-full-text-search-engine#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 11:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/65/sphinx-sql-full-text-search-engine</guid>
		<description><![CDATA[Sphinx , mesin pencari standalone, menggunakan sistem full-text indexing agar performa pencarian cepat dan efisien. Dirancang bisa diitegrasikan dengan SQL database (MySQL) dan bahasa pemrograman web.
Menurut pengembangnya, Sphinx merupakan akronim SQL Pharse Indexing. Perangkat lunak ini  didistribusikan secara opensource dan bebas pakai menggunakan lisensi GPL2. Versi komersial juga tersedia bagi penggunaan secara embeded.
Fasilitas utama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/08/sphinx-search.gif" alt="Sphinx Logo" align="right" /><a href="http://www.sphinxsearch.com">Sphinx </a>, mesin pencari standalone, menggunakan sistem <em>full-text indexing</em> agar performa pencarian cepat dan efisien. Dirancang bisa diitegrasikan dengan SQL database (MySQL) dan bahasa pemrograman web.</p>
<p>Menurut pengembangnya, Sphinx merupakan akronim SQL Pharse Indexing. Perangkat lunak ini  didistribusikan secara opensource dan bebas pakai menggunakan lisensi GPL2. Versi komersial juga tersedia bagi penggunaan secara <em>embeded</em>.</p>
<p>Fasilitas utama Sphinx yakni</p>
<ul>
<li><strong>indexer</strong>, untuk membuat indeks dalam format <em>full-text</em>.</li>
<li><strong>search</strong>, <em>command line</em> untuk melakukan (mencoba) <em>query </em>terhadap hasil indeks.</li>
<li><strong>searchd</strong>, <em>daemon </em>untuk memproses pencarian dari perangkat lunak lain, misalnya skrip web.</li>
<li><strong>sphinxapi</strong>, pustaka <abbr title="Application programming interface">API</abbr> untuk bahasa pemrograman berbasis web, baru tersedia untuk PHP.</li>
</ul>
<p>Aplikasi mesin pencari dengan sistem <em>full-text/site indexing</em> seperti Sphinx ini sebaiknya digunakan bagi situs web besar, yang memiliki ratusan — ribuan halaman dinamis maupun statis. Sebenarnya bisa juga menggunaka fitur mesin pencari Google namun tampilan hasil pencariannya kurang pas (belum bisa) bila diintegrasikan dengan layout/desain situs web kita.</p>
<p>Sebagai tambahan info, Martin Streicher, <em>Editor in Chief</em>, <a href="http://www.linux-mag.com">Linux Magazine</a> menulis tentang <a href="http://www.ibm.com/developerworks/opensource/library/os-php-sphinxsearch/index.html?ca=drs-tp3107">tutorial instalasi Sphinx</a> dan integrasi dengan PHP dan MySQL di situs <a href="http://www.ibm.com/developerworks/">IBM developerWorks</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/65/sphinx-sql-full-text-search-engine/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Squirrelmail dengan Spam Buttons Plugin</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/39/squirrelmail-spam-buttons-plugin</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/39/squirrelmail-spam-buttons-plugin#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 10:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/39/squirrelmail-spam-buttons-plugin</guid>
		<description><![CDATA[Squirrelmail merupakan aplikasi webmail berbasis PHP yang populer. Instalasi dan konfigurasi cukup mudah serta bisa ditambahkan plugin pendukungnya. Saya menggunakan Squirrelmail 1.4.7. Dalam paket Qmailtoaster, file squirrelmail terletak di  /usr/share/squirrelmail sedangkan file konfigurasi di ./conf dan direktori plugin di ./plugins.
Saya anggap squirrelmail telah terinstal secara benar menggunakan paket Qmailtoaster. Selanjutnya mengunduh plugin yang diperlukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/06/squirrelmail_spam_buttons.jpg" alt="squirrelmail spam buttons" align="right" /><a href="http://www.squirrelmail.org">Squirrelmail</a> merupakan aplikasi webmail berbasis <a href="http://www.php.net">PHP</a> yang populer. Instalasi dan konfigurasi cukup mudah serta bisa ditambahkan plugin pendukungnya. Saya menggunakan Squirrelmail 1.4.7. Dalam paket <a href="http://qmailtoaster.com">Qmailtoaster</a>, file squirrelmail terletak di  /usr/share/squirrelmail sedangkan file konfigurasi di ./conf dan direktori plugin di ./plugins.</p>
<p>Saya anggap squirrelmail telah terinstal secara benar menggunakan paket Qmailtoaster. Selanjutnya mengunduh plugin yang diperlukan yakni <a href="http://squirrelmail.org/plugin_view.php?id=242">Spam Buttons</a>. Plugin ini berfungsi untuk memforward email yang dinyatakan oleh user sebagai spam/non-spam ke akun email yang digunakan untuk mengkarantina agar diproses skrip learn_spam seperti dalam tutorial <a href="http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam">konfigurasi SpamAssassin</a>.</p>
<h3>Instalasi Spam Buttons</h3>
<p>Download Spam Button plugin di</p>
<p>http://squirrelmail.org/plugin_download.php?id=242&amp;rev=1155</p>
<p>Selanjutnya diekstrak ke direktori plugins :<br />
<code>$ tar zxvf spam_button.tar.gz -C /usr/share/squirrelmail/plugins</code></p>
<p>Edit file konfigurasi Spam Buttons :<br />
<code>$ copy config.php.sample config.php<br />
$ vim config.php</code></p>
<p>Gantilah variable di bawah ini dengan alamat email yang telah dibuat sebelumnya :<br />
<code>$is_spam_resend_destination = 'spam@domainku.com';<br />
$is_not_spam_resend_destination = 'nonspam@domainku.com';</code></p>
<p>Bila menggunakan Sqirrelmail versi 1.5.0 tidak perlu melakukan langkah ini. Karena saya menggunakan Squirrelmail versi 1.4.7 sehingga harus melakukan patch pada Spam Button plugin.<br />
<code>$ patch -p0 &lt; patches/spam_buttons-squirrelmail-1.4.4.diff</code></p>
<p>Berikutnya mengaktifkan plugin ini di konsol konfigurasi squirrelmail :<br />
<code>$ cd /usr/share/squirrelmail/config<br />
$ ./conf.pl</code></p>
<p>Pilih menu plugins (8), aktifkan Spam Buttons plugin (tekan nomor yang sesuai dalam konfigurasi squirrelmail), simpan konfigurasi (S) dan keluar (Q).</p>
<h3>Menggunakan Spam Buttons</h3>
<p>Untuk menggunakan Spam Button, login ke Squirrelmail memakai salah satu akun email. Pilihlah email yang dianggap sebagai spam, yang mengandung Subject seperti Vi*gr*, Ci*lis, dan sebagainya. Selanjutnya klik tombol SPAM dan terakhir hapuslah email-email yang telah dilaporkan sebagai spam tadi. Namun sayang saya belum menemukan cara, apabila email sudah dinyatakan sebagai spam secara otomatis langsung menghapus email spam tersebut.</p>
<p>Tutorial ini mungkin menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi spam, masih perlu effort lebih dengan memadukan beberapa aplikasi dan konfigurasi untuk menciptakan sebuah sistem yang lebih efektif menangkal spam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/39/squirrelmail-spam-buttons-plugin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi SpamAssassin untuk Menyaring Spam</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2007 23:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu tantangan dalam mengelola email server adalah menyaring spam. Email spam biasanya berisi promosi tidak jelas ini cukup menyita bandwith dan sangat menjengkelkan. Dalam tulisan ini, saya mencoba mengimplentasikan spam filtering menggunakan SpamAssassin dan dalam topik selanjutnya akan mengulas Squirrelmail plus Spam Buttons, plugin untuk mengirim report apakah sebuah email untuk dinyatakan sebagai spam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu tantangan dalam mengelola email server adalah menyaring spam. Email spam biasanya berisi promosi tidak jelas ini cukup menyita bandwith dan sangat menjengkelkan. Dalam tulisan ini, saya mencoba mengimplentasikan spam filtering menggunakan SpamAssassin dan dalam topik selanjutnya akan mengulas <a href="http://www.yanrf.com/blog/39/squirrelmail-spam-buttons-pluginenyaring-spam" title="Konfigurasi SpamAssassin untuk Menyaring Spam">Squirrelmail plus Spam Buttons</a>, plugin untuk mengirim report apakah sebuah email untuk dinyatakan sebagai spam atau non-spam.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/06/spam-status.jpg" alt="Spam status" /></p>
<p>Konfigurasi mail server yang saya gunakan adalah Linux <a href="http://fedoraproject.org/">Fedora Core</a> dan <abbr tittle="Mail Transfer Agent">MTA</abbr> menggunakan <a href="http://www.qmail.org" title="qmail - Second most popular MTA on the Internet">Qmail</a>. Paket instalasi Qmail menggunakan <a href="http://www.qmailtoaster.com" title="QmailToaster Home">Qmailtoaster</a>, paket berbasis RPM ini cukup komplit untuk membangun sebuah mail server yang bisa diandalkan. Beberapa aplikasi pokok yang disertakan dalam paket ini, diantaranya :</p>
<ul>
<li>POP3 server dan Virtual User : Vpopmail</li>
<li>IMAP server : Corrier-IMAP</li>
<li>Anti Spam : SpamAssassin</li>
<li>Anti Virus : Clamav</li>
<li>Webmail : Squirrelmail</li>
</ul>
<p>Seperti topik tutorial ini, Saya mencoba mengoptimalisasikan konfigurasi SpamAssassin jadi tidak menjelaskan secara proses installasi Qmailtoaster. Silahkan mengunjungi website Qmailtoaster apabila ingin mengetahui detail instalasinya. Saya anggap seluruh paket Qmailtoaster telah ter-install dan berfungsi.</p>
<p>Sekilas tentang <a href="http://spamassassin.apache.org">SpamAssassin</a>, fungsi aplikasi open source ini yakni sebagai email filter untuk mengenali spam sebelum email masuk ke dalam inbox. Melakukan berbagai tes terhadap email dan mengindentifikasikannya menggunakan metode statistik canggih, metode Bayes, DNS bloklist dan kolaborasi database filter.</p>
<p>File konfigurasi agar SpamAssassin memahami spam, berdasarkan paket Qmailtoaster  terletak di<br />
<code>/etc/mail/spamassassin/<br />
/usr/share/spamassassin/</code></p>
<p>Konfigurasi dasarnya di /etc/mail/spamassassin/local.cf, sebagai berikut :<br />
<code>ok_locales all<br />
skip_rbl_checks 1<br />
required_hits 5  (skor email, silahkan disesuaikan kebutuhan)<br />
dns_available yes<br />
report_safe 1<br />
rewrite_header Subject ***SPAM***   (bisa diganti sesuai keinginan)<br />
use_pyzor 1<br />
use_auto_whitelist 1<br />
# Enable Bayesian Statistical Scoring<br />
use_bayes 1<br />
use_bayes_rules 1<br />
bayes_auto_learn 1</code></p>
<p>Sedangkan file konfigurasi di  /usr/share/spamassassin/*.cf berisi aturan pilihan untuk menyaring spam menggunakan perl modules yang telah terinstall. Apabila ingin menambahkan rule set yang lain bisa mengambil sample di Rules Emporium. Setiap kali perubahan config file jalankan command :</p>
<p><code>$ spamassassin -D --lint</code></p>
<p>Periksa hasil perintah di atas, bila menemukan error messages perbaiki dahulu kofigurasinya sebelum me-restart qmail. Biasanya terjadi kesalahan akibat modul Perl tidak ditemukan, download dahulu modul Perl yang diperlukan di CPAN. Setelah melakukan perubahan, restart lah Qmail.</p>
<p>Langkah berikutnya membuat email account untuk menampung email yang dinyatakan sebagai spam dan non spam (ham), misalnya spam@domainku.web.id dan nospam@domainku.web.id.<br />
Saya mengambil contoh skrip learn spam untuk memproses email agar dikenali sebagai spam atau nospam ( Bayes Training ), dari <a href="http://wiki.qmailtoaster.com/index.php/Spamassassin">Qmailtoaster Wiki.</a><br />
nama file : learn_spam</p>
<p><code>#!/bin/bash<br />
# Spam Assassin Bayes Training<br />
#</code></p>
<p># Learn spam!<br />
DOMAIN=domainku.web.id<br />
SPAM=spam<br />
HAM=nospam</p>
<p>cd /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$SPAM/Maildir/cur<br />
/usr/bin/sa-learn &#8211;spam ./*<br />
rm -rf /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$SPAM/Maildir/cur/*</p>
<p>cd /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$SPAM/Maildir/new<br />
/usr/bin/sa-learn &#8211;spam ./*<br />
rm -rf /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$SPAM/Maildir/new/*</p>
<p># Learn ham!<br />
cd /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$HAM/Maildir/cur<br />
/usr/bin/sa-learn &#8211;ham ./*<br />
rm -rf /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$HAM/Maildir/cur/*<br />
cd /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$HAM/Maildir/new<br />
/usr/bin/sa-learn &#8211;ham ./*<br />
rm -rf /home/vpopmail/domains/$DOMAIN/$HAM/Maildir/new/*<br />
# EOF</p>
<p>Jalankan script ini di cron.daily sehingga secara rutin setiap hari mendeteksi hasil laporan dari users.</p>
<p>Selanjutnya, untuk mempermudah user melaporkan email spam/non-spam menggunakan Spam Button plugin untuk aplikasi webmail Squirrelmail akan dibahas dalam <a href="http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam" title="Konfigurasi SpamAssassin untuk Menyaring Spam">tutorial selanjutnya</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/37/konfigurasi-spamassassin-untuk-menyaring-spam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Build MySQL-5.0.33 from Source</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/14/build-mysql-5033-from-source</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/14/build-mysql-5033-from-source#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2007 01:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Catatan saya kali ini tentang instalasi MySQL di Linux sebagai rangkaian tulisan mengenai &#8220;Build Linux Web Server from Source&#8221;. Dalam kesempatan lain akan saya lanjutkan step-by-step instalasi Apache 2.2.4 dan PHP 5.2.0.
Tanggal 9 Januari 2007 yang lalu MySQL 5.0.33 Community Server diluncurkan, namun baru tersedia source distribution sedang binary distribution untuk Linux, W*nd*ws, dan sistem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/tux.jpg" alt="Tux" align="right" />Catatan saya kali ini tentang instalasi MySQL di Linux sebagai rangkaian tulisan mengenai &#8220;Build Linux Web Server from Source&#8221;. Dalam kesempatan lain akan saya lanjutkan step-by-step instalasi Apache 2.2.4 dan PHP 5.2.0.</p>
<p>Tanggal 9 Januari 2007 yang lalu MySQL 5.0.33 Community Server diluncurkan, namun baru tersedia <em>source distribution</em> sedang <em>binary distribution</em> untuk Linux, W*nd*ws, dan sistem operasi yang lain belum dirilis.</p>
<p>Langkah pertama, mengunduh MySQL-5.0.33 source (22 MB), silahkan ambil di mirror indonesia,</p>
<p>wget -bc http://komo.vlsm.org/mysql/Downloads/MySQL-5.0/mysql-5.0.33.tar.gz</p>
<p>Sambil menunggu source diunduh, periksa apakah user dan group mysql sudah ada di system anda.</p>
<p>cat /etc/passwd | grep mysql</p>
<p>Bila belum ada, buatlah dulu :</p>
<p>groupadd mysql<br />
adduser -g mysql mysql</p>
<p>Ektrak paket MySQL :<br />
tar zxvf mysql-5.0.33.tar.gz</p>
<p>cd mysql-5.0.33</p>
<p>Selanjutnya,  untuk optimalisasi kode program dan menghasilkan binary yang stable, ketik gcc environment variables di bawah ini :</p>
<p><code>mysql-5.0.33]#  CFLAGS="-O3" CXX=gcc CXXFLAGS="-O3 -felide-constructors -fno-exceptions -fno-rtti"</code></p>
<p>Sebelum meng-compile MySQL,  ada baiknya melihat petunjuk konfigurasinya sehingga anda bisa memilih konfigurasi sesuai kebutuhan.<br />
<code>mysql-5.0.33]#  ./configure --help</code></p>
<p>Berikut ini konfigurasi yang saya gunakan :<br />
- direktori target instalasi /usr/local/mysql<br />
- lokasi file konfigurasi (my.cnf) /etc/<br />
- database direktori /usr/local/mysql/data<br />
- semua executabel file ditaruh di /usr/local/mysql/bin<br />
- default unix socket /tmp/mysql.sock<br />
- character set : utf8</p>
<p>Ok. kita mulai meng-compile :</p>
<p><code>mysql-5.0.33]# ./configure --prefix=/usr/local/mysql --libexecdir=/usr/local/mysql/bin --enable-assembler --with-mysqld-ldflags=-all-static --with-client-ldflags=-all-static --datadir=/usr/local/mysql/data --with-charset=utf8 --with-extra-charsets=complex --sysconfdir=/etc --enable-thread-safe-client --enable-local-infile --with-unix-socket-path=/tmp/mysql.sock</code></p>
<p>Selanjutnya, selasai proses configure selesai ketik :<br />
<code>mysql-5.0.33]#  make<br />
mysql-5.0.33]#  make install</code></p>
<p>Set user.group kepemilikan dalam direktori /usr/local/mysql<br />
<code>mysql-5.0.33]#  chown -R mysql.mysql /usr/local/mysql<br />
mysql-5.0.33]#  chmod 700 /usr/local/mysql/data</code></p>
<p>Copy file konfigurasi MySQL :<br />
<code>mysql-5.0.33]#  cp support-files/my-medium.cnf /etc/my.cnf</code></p>
<p>Langkah berikutnya, membuat database mysql dan<br />
<code>mysql-5.0.33]#  ./scripts/mysql_install_db --user=mysql<br />
mysql-5.0.33]#  chown -R mysql.mysql /usr/local/mysql</code></p>
<p>Copy file mysql.server untuk mengeksekusi mysql demon.<br />
<code>mysql-5.0.33]#  cp support-files/mysql.server /usr/sbin<br />
mysql-5.0.33]#  chmod 744 /usr/sbin/mysql.server</code></p>
<p>Ada beberapa cara untuk menjalankan mysql demon :</p>
<p><code>mysql-5.0.33]#  /mysql.server start<br />
mysql-5.0.33]#  /usr/local/mysql/bin/mysqld_safe --user=mysql &amp;<br />
mysql-5.0.33]#  /usr/local/mysql/bin/mysqld --basedir=/usr/local/mysql --datadir=/usr/local/mysql/data --user=mysql --pid-file=/usr/local/mysql/data/mysql.pid --skip-external-locking --port=3306 --socket=/tmp/mysql.sock --bind-address=127.0.0.1 &amp; </code></p>
<p>Periksa layanan proses : ps aux | grep mysql</p>
<p>Set password root, hapus anonymous users, dan delete test database<br />
<code>mysql-5.0.33]# ./scripts/mysql_secure_installation</code></p>
<p>Tes Instalasi :<br />
<code>mysql-5.0.33]#  cd /usr/local/mysql/bin</code></p>
<ul>
<li> Melihat variable yang digunakan MySQL server<br />
<code>/usr/local/mysql/bin]# ./mysqladmin -u &lt;usermu&gt; -p&lt;passwordmu&gt; variables</code></li>
<li>Melihat MySQL server status :<br />
<code>/usr/local/mysql/bin]#  ./mysqladmin -V</code></li>
<li>MySQL Comman Line Interface :<br />
<code>/usr/local/mysql/bin]# ./mysql -u &lt;usermu&gt; -p&lt;passwordmu&gt; </code></li>
<li>shutdown :<br />
<code>/usr/local/mysql/bin]# ./mysqladmin -u &lt;usermu&gt; -p&lt;passwordmu&gt; shutdown</code></li>
</ul>
<p>Activate MySQL on boot :<br />
vi /etc/rc.d/rc.local<br />
tambahkan perintah : /usr/sbin/mysql.server start<br />
atau perintah sejenis sesuai kebutuhan.</p>
<p><strike>Bersambung&#8230;<br />
Berikutnya Instalasi Apache HTTP Server 2.2.4</strike></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/14/build-mysql-5033-from-source/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>/bin/rm Tidak Bisa Menghapus Ribuan File ?</title>
		<link>http://www.yanrf.com/blog/4/binrm-tidak-bisa-menghapus-ribuan-file</link>
		<comments>http://www.yanrf.com/blog/4/binrm-tidak-bisa-menghapus-ribuan-file#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2007 18:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yan Arief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yanrf.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu saya mau menghapus file email milik account postmaster@domain.ku. Di folder itu terdapat ribuan file mailer-daemon report. Seperti biasa saya menggunakan /bin/rm, namun tak disangka keluar error messege.
 /bin/rm -f /mail/domains/domain.ku/postmaster/Maildir/new/*
-bash: /bin/rm: Argument list too long
Setelah dicek jumlah file di folder itu ada 3149 file:
ls -1 &#124; wc -l
3149
Buka manual rm tetap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yanrf.com/wp-content/uploads/2007/01/tux.jpg" title="Tux" id="image9" alt="Tux" align="right" />Dua hari yang lalu saya mau menghapus file email milik account postmaster@domain.ku. Di folder itu terdapat ribuan file mailer-daemon report. Seperti biasa saya menggunakan /bin/rm, namun tak disangka keluar error messege.</p>
<p> /bin/rm -f /mail/domains/domain.ku/postmaster/Maildir/new/*<br />
-bash: /bin/rm: Argument list too long</p>
<p>Setelah dicek jumlah file di folder itu ada 3149 file:</p>
<p>ls -1 | wc -l<br />
3149</p>
<p>Buka manual rm tetap tidak menemukan solusinya. Sempat kepikir apakah memory (RAM) di server kurang untuk menghapus file sebanyak itu atau /bin/rm punya batas jumlah file yang akan dihapus.</p>
<p>Akhirnya saya temukan solusinya, tulisan marius di <a href="http://www.ducea.com/2006/05/24/binrm-annoying-limitation-argument-list-too-long/" target="_blank">www.ducea.com</a>.<br />
Solusi dari marius :</p>
<p>find /home/$u/tmp/ -name &#8216;*.wrk&#8217; -print0 | xargs -0 rm -f</p>
<p>Selain itu, ada command yang lebih ringkas dari Noway mengomentari tulisan Marius</p>
<p>find . -exec rm {} \;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yanrf.com/blog/4/binrm-tidak-bisa-menghapus-ribuan-file/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
